Tampilkan postingan dengan label Anime. Tampilkan semua postingan
Sebuah anime yang bersetting dikota edo, setelah pemerintah menempatkan kotak agar masyarakat bisa secara langsung untuk mengirimkan saran ataupun komplain mereka terhadap pemerintahan. setelah dipasang kotak tersebut yang terjadi adalah perubahan dengan pendirian sebuah kementrian yang diberi nama Mushibugyou.
satu lagi anime dengan tema unik entah kenapa aku menyebutnya tukang cukur, padahal senjata yang digunakan ada macam-macam. yang pasti anime ini ceritanya sepertinya akan sedikit suram tapi dengan membawa "sesuatu yang unik" tadi entah bagaimana jadinya nanti ^^
Haimura kiri, seorang siswa biasa dengan kesukaan yang aneh, dia memiliki "perasaan" pada rambut dan ingin memotong rambut, sampai dia mendengar kabar ada seorang gadis yang disebut dengan "Putri Rambut" karena dia memiliki rambut yang sangat panjang dan indah. Kiri pun pergi untuk "mengintip" sang putri dan tak sengaja dan mereka menjadi akrab. dan akibat pertemuannya dengan sang putri tersebut Kiri jadi mengetahui senjata-senjata yang disebut dengan Killing Goods, dan dimulailah pertempurannya bersama sang putri :D
Secara pribadi aku suka cerita-cerita seperti ini yang sepertinya akan dibawa pada sebuah pertempuran survival antar pengguna senjata, tapi enath kenapa aku sedikit geli dengan senjata yang digunakan tokoh utama kita ini "Gunting Cukur" -_- padahal juga meiliki cerita sendiri yang sedikit suram.
Let's Check it for more, to decide it is good or not....
satu lagi anime mecha yang kereen. kalau yang satu ini bersetting di luar angkasa bertempur melawan alien berbentu bunga-bunga an, salah seorang pilotnya yang bertugas untuk memancing alien tersebut selama yang lain mempersiapkan diri untuk kembali ke pesawat induk, terlempar ke Bumi karena dia gagal masuk ke pesawat dan saat berpegangan diserang oleh salah satu alien.
naahh yang menarik dari anime ini bahasanya antara planet asal dan bumi diperlihatkan berbeda dan gaya pertempurannya juga menarik. Untuk desain karakter keren ^^d tapi untuk desain mecha nya aku pribadi agak kurang suka karena untuk kata mecha dan sejenisnya aku berharap sesuatu yang besar dan keren tapi disini sebenernya bentuknya sendiri keren tapi jika dibandingkan dengan yang lain ga begitu besar.
hmmm....i think it's worth to watch :)
Anime baru musim ini
yang masih 3 episode, anime ini bercerita tentang Izumiko, gadis yang merupakan
perwujudan dari Himegami, karena hal tersebut dia harus tinggal di kuil
ditengah pegunungan dan sekolah di SMP yang jaraknya bisa dibilang jauh. Dia
dipertemukan dengan Sagara Miyuki seorang monk yang belum “sempurna” untuk
menjadi penjaganya. Izumiko menemui kejadian-kejadian aneh karena dia belum
tersadar akan kekuatannya, seperti saat dia memegang barang elektronik maka
barang tersebut akan rusak.
The Girl Who Leapt Through Time: Diterjemahkan jadi gadis yang melewati waktu dengan cara melompat, eeeh?
Selasa, 02 April 2013
Posted by OTAKU
Tag :
Anime,
Mamoru Hosoda
Dari ngakak, masih ngakak, terus jadi ngerutin dahi, lanjut bingung, mengamati dengan seksama, “What? Jadi gitu?”, lega, senyum-senyum.
Errr,
kira-kira akan jadi seperti itulah ekspresi yang akan dialami waktu
nonton film karya sutradara Mamoru Hosoda ini. Film ini bener-bener
bakal bikin ngakak, ngakak banget, melihat tingkah Makoto Konno, gadis
tomboi yang agak-agak bodoh dan ceroboh – walaupun dirinya sendiri nggak
mau mengakuinya. Sampai ia mulai menggunakan kemampuan melompati waktu
yang didapatnya dari sebuah ‘kenari’, well, masih ngakak. Kemudian,
sampai waktu ia mulai bertambah sering ‘melompat’, penonton secara
spontan akan mengamati dengan baik bagian-bagian waktu yang terlibat.
Sampai klimaks, tanpa basa-basi lagi, kalau tidak konsentrasi bakal
kebingungan tak tau arah. Dan endingnya, meskipun memuat ambiguitas yang
cukup membingungkan namun masih diakhiri dengan ending yang melegakan
dan mendewasakan.
5 Centimeters per Second: A Chain of Short Stories about Their Distance
Posted by OTAKU
Tag :
Anime,
Makoto Shinkai
“Akankah kamu tetap setia mengejar impianmu yang telah melambung begitu tinggi di angkasa?”
Pertanyaan di atas mungkin cukup memberikan gambaran mengenai premis cerita film karya sutradara Makoto Shinkai ini. 5 Centimeters per Second, film yang berbicara seputar cinta, impian, dan jarak yang memisahkannya, akan membuat kita merasakan sakitnya setiap detik waktu yang dilewati saat impian dan cinta kita berada begitu jauh jaraknya.
Pertanyaan di atas mungkin cukup memberikan gambaran mengenai premis cerita film karya sutradara Makoto Shinkai ini. 5 Centimeters per Second, film yang berbicara seputar cinta, impian, dan jarak yang memisahkannya, akan membuat kita merasakan sakitnya setiap detik waktu yang dilewati saat impian dan cinta kita berada begitu jauh jaraknya.
“I’m always searching everywhere for your figure. Our meeting platform, the back alley window. Even though I know you won’t be there.”
Takaki
Toono dan Akari Shinohara pertama kali bertemu ketika Akari pindah ke
Sekolah Dasar tempat Takaki bersekolah. Keduanya kemudian menemukan
bahwa ternyata mereka memiliki banyak kesamaan. Hal tersebut membuat
keduanya menjadi teman dekat dan kemudian saling mendukung dan menemani,
kedekatan mereka juga ditandai dengan cara mereka memanggil satu sama
lain dengan nama pemberian, alih-alih nama keluarga yang wajar
digunakan. Seiring waktu berjalan, keduanya membangun ikatan yang sangat
erat dan seolah menjadi lahan yang baik untuk benih-benih cinta yang
mulai bersemi.
Semuanya
berlangsung dengan baik sampai suatu saat Akari harus pindah ke Tochiri
karena tuntutan pekerjaan orang tuanya. Dan hubungan mereka yang
terpaut jarak yang sangat jauh pun dimulai.