Posted by : OTAKU
Selasa, 02 April 2013
SPESIFIKASI BUKU
judul : JALAN KOMIK
original story by : Bayu Harditam
art by : Fajareka Setiawan
id:
isbn: 9789792343021
editor: Gupta Mahendra
harga: Rp.17.500
penerbit: KOLONI
kategori: Remaja
genre : Drama
keterangan : 1 jilid tamat
judul : JALAN KOMIK
original story by : Bayu Harditam
art by : Fajareka Setiawan
id:
isbn: 9789792343021
editor: Gupta Mahendra
harga: Rp.17.500
penerbit: KOLONI
kategori: Remaja
genre : Drama
keterangan : 1 jilid tamat
komik ini adalah komik Indonesia, jadi jangan kaget kalau liat
judulnya, hehehe, dan sbnrnya komik ini udah terbit sejak akhir
Desember lalu, tapi saya baru berkesempatan ngereview kali ini, ^_^ so
enjoy the review..
SINOPSIS
Seorang pemuda berusia 17 tahun bercita-cita menjadi seorang komikus. Namun karena kemampuannya yang terbatas, ia seringkali gagal.
Sementara itu, waktu tak sudi menunggunya. Penyakit yang dideritanya tak lama lagi akan segera merenggut nyawanya.
Di lain pihak, ada seorang teman sekelasnya yang berandal, tapi juga memiliki bakat menggambar yang luar biasa.
Takdir mempertemukan mereka dan mengukir kisah keduanya di Jalan Komik.
Seorang pemuda berusia 17 tahun bercita-cita menjadi seorang komikus. Namun karena kemampuannya yang terbatas, ia seringkali gagal.
Sementara itu, waktu tak sudi menunggunya. Penyakit yang dideritanya tak lama lagi akan segera merenggut nyawanya.
Di lain pihak, ada seorang teman sekelasnya yang berandal, tapi juga memiliki bakat menggambar yang luar biasa.
Takdir mempertemukan mereka dan mengukir kisah keduanya di Jalan Komik.
Story : 8,5/10
Oke, mungkin bagi temen2 yang rajin mengikuti perkembangan komik jepang
(manga) pasti langsng berkernyit melihat jdlnya, BAKUMAN banget.. bagi
yang tidak tahu, BAKUMAN itu manga yang menceritakan tentng kisah dua
remaja yang ingin jadi komikus terkenal di Jepang sana, formulanya
sama, yang satu pinter nggambar, yang satu jagoan nulis cerita.
Jujur saya tidak begitu menaruh ekspektasi tinggi karena saya pikir
ceritanya bakal mirp mirp BAKUMAN gitu, tapi dugaan saya benar2
dimentahkan tidak sampai 1 chapter setelah saya membaca komik ini.
Mungkin komik ini boleh mengambil formula yang sama dengan BAKUMAN,
tapi perkembangan ceritanya benar2 original. Adanya penyakit yang
diderita salah satu tokoh sedikit banyak sudah memberi saya gambaran
mengenai bagaimana perkembangan ceritanya. Tapi disini juga letak
nilai lebih komik ini. Meski saya sudah disuguhi ending komik ini tapi
tetap tidak membuat saya beranjak memolototi halaman demi halaman komik
ini karena pensaran bagaimana perjalanan dua tokoh utama meniti JALAN
KOMIK.
Nilai lebih yang lain dari komik ini yaitu humor. Saya benar2 ngakak
membaca komik ini. Humornya lumayan nendang meski beberapa terlihat
kurang masuk akal. Beberapa orang yang mungkin familiar dengan komik
Jepang pasti tertawa terbahak2, tapi beberapa lagi yang kurang tahu
pasti agak mengernyitkan dahi memahami konsep humor yang disampaikan,
meski tetap bakal tersenyum2 sendiri kayak orang gila.
Yang sedikit lumayan mengganggu mungkin adegan action yang agaknya
kurang masuk akal. Satu orang sakit mengalahkan 12 berandalan? Wow, itu
agak kurang masuk akal bagi saya. Meski segalanya bisa dijelaskan
dengan alasan “dream power”. Juga karakter wanita di komik ini yang
maunya berperan besar tapi jatuhnya malah jadi tokoh yang sedikit
menyebalkan *meski saya akui dia manis banget^.^*. Juga ada beberapa
hal yang tidak dijelaskan secara mendetail membuat saya sedikit
terganggu. Tapi saya bisa maklum karena komik ini hanya 1 jilid saja
jadi mau tidak mau ceritanya harus dipadatkan. Detail2 yang serasa
tidak begitu berpengaruh pada jalan cerita utama terpaksa tidak
dijelaskan atau malah dihilangkan. Jadi saya gak bisa menyalahakan atau
menyebut itu kekurangan. ^_^
Dan yang membuat saya sedikit kecewa, kurang diceritakannya bagaimana
proses pembuatan komik itu sendiri, ceritanya lebih terfokus ke
perjalanan dua orang tersebut agar karyanya diterbitkan oleh penerbit.
Sekali lagi saya gak bias protes, semuanya karena komik ini hanya 1
jilid tamat. Lucunya, kekurangan ini juga yang membuat komik ini benar2
lepas dari bayang2 BAKUMAN. Jadi, apa bisa disebut kekurangan juga ya,
==’.
Terlepas dari beberapa kekurangan cerita tersebut dan beberapa hal yang
kurang masuk akal. Komik ini sangat menarik untuk diikuti. Saya sampai
bela2in lari hujan2an buat beli komik ini di Gramedia. *curhat*
Art : 8,5/10
Untuk art, saya mengacungkan semua jempol saya kepada mas Fajar.
Gambarnya mantabbb, bagus banget. Backgroundnya…. Saya gak bs berkata
apa – apa kecuali ngumpat2 karena bingung mau muji kayak gimana.
Penggunaan tone yang pas untuk hampir setiap adegan membuat saya makin
terkesima. Kota Yogya sebagai latar dari komik ini digambarkan cukup
detail, saya bisa tahu karena saya sendiri tinggal di Yogya. Beberapa
kali saya teringat tempat2 yang digambarkan dalam komik ini. Hehehehe.
Adegan actionnya digambarkan dengan kerennn!!! Adegan humor juga
digambarkan dengan bagus, sampai2 walau saya gak ngerti ceritanya mash
tetap akan tertawa hanya melihat gambarnya saja. Yang sdkt menggangu
cuma untuk beberapa momen serius agak rusak karena penggambaran yang
sedikit komikal dan diselipi adegan humor yang kurang perlu.
Overall : 8,5/10
Saya merekomendasikan komik ini buat temen2 yang tertarik dengan komik
dengan cerita yang sedikit dalam namun menghibur. Saya hampir2 menangis
ketika selesai menutup halaman terakhir. Dan buat teman2 yang masih
meragukan komik Indonesia, tolong buang jauh2 pikiran itu. Komik
Indonesia saat ini berbeda dengan yang dulu. Tolong luangkan waktu
sejenak untuk membaca beberapa komik Indonesia. Kalau gak mau beli,
pinjem dulu dari teman. Saya percaya kalian akan berubah pikiran. ^_^
Dan terakhir, selamat membaca…… ^_^